Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman UNY Berkolaborasi dalam Program Internasional “Kulturenmosaik”

Yogyakarta (30/03/2026) - Enam mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman FBSB UNY mengikuti Kulturenmosaik, sebuah proyek internasional yang mempertemukan mahasiswa bahasa Jerman dan Germanistik dari tujuh negara. Melalui rangkaian pertemuan daring, mahasiswa UNY berkesempatan menggunakan bahasa Jerman secara langsung sekaligus bertukar perspektif dengan mahasiswa dari berbagai latar budaya.

Mahasiswa yang mewakili UNY dalam program ini adalah Emilda Hanum, Putri Roulita P., Khaylilla Najwa, Kinanti Pitaning A. dari angkatan 2023 serta Fastabiq Palasiva dan Saladin Iqbal B. dari angkatan 2024. Selama mengikuti program, keenam mahasiswa didampingi oleh Nina Eifler, M.A., Lektorin DAAD di Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman FBSB UNY.

Kulturenmosaik mempertemukan mahasiswa dari perguruan tinggi di Blagoveshchensk, Hanoi, Kragujevac, Skopje, Vientiane, Yogyakarta, dan Zadar. Program berlangsung dalam empat pertemuan daring sejak Maret hingga Mei 2026. Pertemuan pertama pada 12 Maret menjadi ruang bagi peserta untuk saling mengenal dan memperkenalkan tempat asal masing-masing. Peserta kemudian membentuk kelompok lintas negara dan menentukan tema serta pertanyaan yang akan mereka eksplorasi bersama.

Pada pertemuan berikutnya, mahasiswa bekerja dalam kelompok campuran untuk mendiskusikan berbagai topik mengenai budaya, kehidupan sehari-hari, bahasa, serta pengalaman di negara masing-masing. Hasil diskusi tersebut dikembangkan secara kolaboratif hingga dipresentasikan pada pertemuan akhir pada 14 Mei 2026. Bahasa Jerman digunakan sebagai bahasa komunikasi utama sepanjang proses, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar tentang budaya lain, tetapi juga mempraktikkan kemampuan berbahasa dalam situasi komunikasi yang autentik.

Pendampingan Nina Eifler selama program membantu mahasiswa menjalani proses diskusi dan kolaborasi lintas budaya tersebut. Kegiatan ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk menggunakan bahasa Jerman bukan semata sebagai bahasa yang dipelajari di kelas, melainkan sebagai sarana berkomunikasi dan bekerja sama dengan mahasiswa dari berbagai negara.

Partisipasi dalam Kulturenmosaik menjadi salah satu bentuk pengalaman internasional mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman UNY. Melalui perjumpaan lintas negara ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Jerman, mengembangkan kemampuan bekerja dalam tim internasional, serta memahami keberagaman budaya melalui interaksi langsung dengan sesama mahasiswa.