Pengenalan Bahasa Jerman melalui Games Interaktif di SMKN 7 Semarang

Semarang (26/08/2026) — Pemadaman listrik membuat pembelajaran Bahasa Jerman di kelas XI Teknik Fabrikasi Logam dan Manufaktur (TFLM) 1 SMKN 7 Semarang berlangsung dengan suasana yang berbeda pada Rabu (26/08). Ruang kelas yang terasa panas membuat pembelajaran dipindahkan ke pendopo sekolah. Perubahan tempat tersebut justru dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan belajar yang lebih interaktif melalui “Artikel Detektif”, sebuah permainan menggunakan media digital Canva. Kegiatan yang berlangsung selama empat jam pelajaran ini diikuti oleh 35 siswa bersama mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman UNY. Kegiatan tersebut berkaitan dengan SDGs poin ke-4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang mendorong siswa untuk aktif dan bekerja sama.

Pada kegiatan ini, siswa mempelajari Artikel Nominativ, meliputi bestimmter Artikel, unbestimmter Artikel, dan negation. Permainan “Artikel Detektif” dilakukan secara berkelompok dengan memanfaatkan tampilan soal yang telah dibuat melalui Canva. Pertama, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok mengirimkan satu perwakilan untuk maju ke depan. Kedua, perwakilan melihat sebuah soal berupa kalimat rumpang yang ditampilkan melalui Canva. Soal tersebut hanya boleh dilihat sebanyak dua kali. Ketiga, perwakilan kembali ke kelompok untuk mengingat kalimat dan mendiskusikan artikel yang tepat. Setelah menemukan jawaban, kelompok mengangkat tangan dan membunyikan bel kelompok. Langkah tersebut dilakukan secara bergantian dengan soal yang berbeda sehingga siswa perlu mengandalkan ingatan sekaligus hasil diskusi kelompok.

Penggunaan Canva membuat soal dapat ditampilkan secara jelas dan menjadi bagian langsung dari permainan, bukan hanya sebagai media penyampaian materi. Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat lebih aktif berdiskusi, mengingat kosakata, dan memastikan jawaban sebelum membunyikan bel. Permainan juga memberi kesempatan kepada siswa untuk menerapkan materi Artikel Nominativ secara langsung. Vino, salah satu siswa XI TFLM 1, mengatakan, “Gamesnya seru, soalnya permainan jadi ga bosen dan jadi gampang ngerti materinya.” Kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media digital yang dipadukan dengan permainan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih melibatkan siswa dan mendukung pembelajaran yang berkualitas sesuai dengan SDGs poin ke-4.

Melalui “Artikel Detektif”, Canva tidak hanya digunakan untuk menampilkan materi, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas belajar siswa. Penggunaan media digital dan permainan serupa diharapkan dapat dikembangkan pada materi Bahasa Jerman lainnya agar siswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar melalui diskusi, kerja sama, dan praktik secara langsung. (Mutiara Choiriyah)