Telp : (0274) 550843 Ext 512
Bahasa Indonesia
English

Klaten (09/09/2026) — Pembelajaran Bahasa Jerman di kelas XII H, XII I, dan XII J SMA Negeri 2 Klaten berlangsung lebih interaktif melalui penggunaan berbagai media pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 Agustus–9 September 2026 sebagai bagian dari Program Praktik Kependidikan (PK) yang dilakukan oleh Renata Sary Tampubolon, mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam pembelajaran, Renata memanfaatkan dua boneka, Canva, musik, dan gerakan sederhana untuk membantu peserta didik memahami materi. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang mendorong keterlibatan peserta didik secara aktif.
Kegiatan pembelajaran mencakup materi Perfekt dengan unregelmäßige Verben serta Präpositionen mit Akkusativ und Dativ. Pada materi Perfekt, dua boneka digunakan sebagai media sekaligus ice breaking untuk membuat contoh kalimat menggunakan nama orang. Peserta didik kemudian diajak memahami bentuk kalimat Perfekt dan penggunaan kata kerja tidak beraturan. Pada materi Präpositionen, mahasiswa menggunakan Canva dengan tampilan bergerak yang dilengkapi kegiatan mencari jawaban. Untuk membantu peserta didik mengingat penggunaan preposition und Dativ, materi juga dipelajari melalui lagu yang disertai gerakan sederhana. Penggunaan media tersebut membuat kegiatan pembelajaran tidak hanya berfokus pada penjelasan materi, tetapi juga melibatkan peserta didik dalam berbagai aktivitas.
Penggunaan media pembelajaran mendapat respons positif dari peserta didik. Salah satu siswa kelas XII menyampaikan, “Menurut saya lebih seru, Frau Renata, karena ada lagu dan gerakannya. Jadi pas belajar preposisi nggak cuma menghafal, tapi lebih gampang diingat,” ujarnya. Boneka membantu menciptakan suasana belajar yang lebih santai, sedangkan Canva memberikan tampilan visual yang membuat peserta didik lebih tertarik mengikuti pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman belajar Bahasa Jerman dengan cara yang lebih beragam dan interaktif. Hal ini turut mendukung SDGs poin ke-4 melalui penerapan pembelajaran yang kreatif dan melibatkan peserta didik secara aktif.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Jerman yang lebih menarik dan tidak hanya berpusat pada buku atau penjelasan guru. Penggunaan media sederhana seperti boneka dan musik serta media digital seperti Canva dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. (Renata)
Copyright © 2026,