Telp : (0274) 550843 Ext 512
Bahasa Indonesia
English

Yogyakarta (09/09/2026) — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan “Simulasi dan Sosialisasi Super El Nino, Hemat Air, dan Penanggulangan Kebakaran” di lapangan utama SMA Negeri 1 Sewon pada Rabu, 9 September 2026, pukul 09.30-12.00 WIB. Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII ini dilaksanakan oleh mahasiswa PK UNY bekerja sama dengan personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, serta didukung penuh oleh pihak SMA Negeri 1 Sewon. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya target 11.5 mengenai pengurangan jumlah korban jiwa dan kerugian akibat bencana, serta target 11.b yang menekankan peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Sekolah sebagai ruang publik berkepadatan tinggi menjadikan kesiapsiagaan kebakaran sebagai kebutuhan mendesak.
Kegiatan dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengenali risiko serta menangani kebakaran sejak dini. Rangkaian acara diawali dengan pengkondisian siswa, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, serta sambutan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sewon dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PK UNY. Sesi berikutnya menyajikan data dan fakta mengenai urgensi sosialisasi dan simulasi pemadam kebakaran di sekolah. Acara inti kemudian diserahkan kepada tim narasumber dari Damkarmat BPBD Kabupaten Bantul yang dipimpin oleh Rustamtoro beranggotakan Agus Marwanto, Wawan Bintoro, Wisnu Aji Santosa, dan Muhammad Yusuf, yang memberikan materi seputar penyebab kebakaran, alat pemadam sederhana, serta teknik pemadaman api yang aman. Tim narasumber turut mendemonstrasikan cara memadamkan api menggunakan karung basah sebelum siswa perwakilan setiap kelas diberi kesempatan mempraktikkan langsung penggunaan selang air untuk memadamkan api pada drum yang telah disulut di tengah lapangan.
Pelaksanaan simulasi berjalan lancar dan disambut antusias oleh siswa. Sebagian besar peserta yang tampil terlihat percaya diri mempraktikkan teknik pemadaman di bawah pengawasan langsung tim Damkarmat BPBD Kabupaten Bantul. Musyaffa Nur Hidayah, siswa kelas XI B, mengaku pengalaman mengikuti sosialisasi dan simulasi tersebut membuatnya lebih paham cara menghadapi kebakaran. “Awalnya saya kira memadamkan api itu susah, tapi setelah dibimbing dan siswa langsung praktik, saya jadi lebih paham caranya dan lebih percaya diri kalau suatu saat harus menghadapi kebakaran,” ujarnya. Peningkatan pemahaman dan keberanian siswa dalam menghadapi situasi darurat ini menjadi kontribusi langsung terhadap target 11.5 SDGs, karena warga sekolah yang terlatih berpotensi menekan risiko korban jiwa dan kerugian material apabila kebakaran benar-benar terjadi. Terbentuknya budaya siaga bencana di lingkungan sekolah juga sejalan dengan target 11.b, sekaligus mendukung SDGs poin ke-4: Pendidikan Berkualitas, khususnya target 4.7 yang menekankan pembelajaran bagi pembangunan berkelanjutan melalui pengalaman belajar di luar kelas yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan nyata.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PK UNY berharap SMA Negeri 1 Sewon dapat semakin siap siaga menghadapi potensi bahaya kebakaran, serta menjadikan sosialisasi dan simulasi semacam ini sebagai agenda yang dilaksanakan secara berkala. Sinergi antara pihak sekolah, mahasiswa PK, dan Damkarmat BPBD Kabupaten Bantul diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan warga sekolah sekaligus langkah konkret mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan berkelanjutan. (Helena Tiffany Maylani, Alifah Nasywa Izza Fakhira, Evelia Asti Khairunnisa, Dea Permata Hati, Aqilah Ghina Nurulhylmi, Petrina Heidy)
Copyright © 2026,