Kompetensi Lulusan Prodi Pendidikan Bahasa Jerman

Kompetensi Lulusan

Lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman memiliki kemampuan, keterampilan, dan kompetensi sebagai berikut:

  • Sebagai Guru Bahasa Jerman yang menguasai substansi kebahasaan bahasa Jerman dan keahlian sebagai guru bahasa Jerman, terampil menerapkan konsep-konsep dasar ilmu yang menopang bidang studi bahasa Jerman, mampu menggunakan didaktik dan metodik dalam pembelajaran bahasa Jerman, mampu menelaah dan memberikan masukan alternatif jawaban atas masalah pendidikan bahasa Jerman.
  • Sebagai Pemandu Wisata berbahasa Jerman yang menguasai substansi kebahasaan bahasa Jerman dan keahlian bidang kepariwisataan .
  • Sebagai Penerjemah yang menguasai substansi kebahasaan bahasa Jerman dan keahlian bidang penerjemahan.

Capaian Pembelajaran

Setiap lulusan Program Sarjana Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman memiliki capaian pembelajaran minimal sebagai berikut:

  • Sikap

Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan menunjukkan sikap religius. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan perubahan berdasarkan Pancasila. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama dan kepercayaan, serta pendapat, atau temuan orisinal orang lain. Kerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik. Memiliki kepedulian dalam menjaga dan merawat kesehatan diri dan lingkungan. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan secara mandiri; dan Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan.

  • Pengetahuan

Menguasai konsep keterampilan dan unsur kebahasaan dalam bahasaJerman. Menguasasi konsep dasar linguistik bahasa Jerman. Menguasai konsep pembelajaran (didaktik dan metodik) bahasa Jerman. Menguasasi konsep dasar penelitian pembelajaran bahasa Jerman danpengembangan pembelajaran bahasa Jerman. Meguasai konsep kesastraan, pengetahuan tentang negara Jerman, dan pembelajarannya. Menguasasi konsep budaya dan sastera Jerman dan pembelajarannya. Menguasai konsep dan manajemen kewirausahaan bidang bahasa Jerman khususnya di bidang kursus bahasa/penerjemahan/, kepariwisataan/pegiatperkantoran.

  • Keterampilan

Keterampilan Khusus:

Terampil berbahasa Jerman baik secara lisan maupun tulisan minimal pada level bahasa B1+ berdasarkan GER. Terampil menganalisis berbagai satuan lingual dalam bahasa Jerman pada tataran fonologi, morfologi, sintaksis semantic, pragmatik dan wacana dengan tepat berdasarkan pendekatan dan teknik analisis yang relevan. Terampil merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran bahasa Jerman pada jenjang pendidikan menengah atas dan dilembaga pendidikan non formal dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Terampil mengkaji masalah-masalah pembelajaran bahasa Jerman yang dapat digunakan untuk mendesain pembelajaran yang kreatif dan inovatif serta mengaplikasikannya dalam prosespembelajaran bahasa Jerman. Terampil mendiskripsikan data dan fakta dan budaya Jerman berdasarkan penulusuran atas sumber terkini dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Mampu mengaplikasikan pemahaman lintas budaya dalam interaksi dengan penutur asli tanpa kehilangan jati diri bangsa, sehingga dapat menghindari konflik, geger budaya dan dampak negatif lainnya. Mampu menghasilkan layanan jasa dan produk untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kursus bahasa/penerjemahan/ pariwisata/perkantoran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Keterampilan Umum:

Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi dan gagasan, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi. Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian keilmuandan pembelajarannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidangkeahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data; Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya. Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu melaksanakan tugas secara mandiri; dan Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

Matriks Hubungan Profil dan Rumusan Kompetensi

Profil/Peran Lulusan

Kompetensi Yang Seharusnya Dimiliki (Capaian Belajar Prodi/Plo)

Kompetensi Utama

Kompetensi Pendukung

Kompetensi Lainnya

Guru Bahasa Jerman SMA/MA/SMK

1.Menguasai substansi keba­hasaan bahasa Jerman dan keahlian sebagai guru bahasa Jerman.

1.1 Menguasai kemahiran ba­hasa Jerman(Sprach­fertigkeiten).

1.2 Menguasai fungsi-fungsi komuni­kasi (Kommu­ni­kativeFunktionen) ba­ha­sa Jer­man, baik lisan mau­pun tertulis, yang ber­sifat reseptif dan produktif.

1.3 Menguasai konsep-kon­sep dasar dan keteram­pil­an menyimak, ber­bi­cara, mem­­baca, dan menulis.

1.4 Memiliki kemampuan merancang, me­laksa­na­kan, dan mengevaluasi pem­belajaran.

1.5 Menguasai teknik dan penggunaan media pem­belajaran.

1.6 Menguasai teknik pem­be­lajaran dan penerap­an­nya.

 

2. Terampil menerapkan kon­­sep-konsep dasar ilmu yang menopang bidang studi bahasa Jerman.

2.1Menguasai struktur dasar fonologi, morfologi, sin­tak­sis, semantik, dan pragmatik.

2.2 Menguasai konsep dasar, sejarah, teori, kritik dan apresiasi sastra dalam puisi, prosa, dan drama.

2.3 Menguasai budaya Indo­ne­sia dan Jerman.

2.4 Menguasai sejarah Jerman.

2.5 Menguasai keterkaitan konsep da­sar linguistik dengan pragmatik dan psikolinguistik.

2.6 Menganalisis karakteristik bahasa Jerman berdasar­kan pendekatan struk­tural.

 

3. Mampu mengguna­kan di­daktik dan me­­to­dik dalam pem­belajaran bahasa Jerman.

3.1 Menguasai materi kuri­ku­lum dan sumber belajar.

3.2 Menguasai penyusunan rencana program pem­belajaran.

3.3 Menguasai pengelolaan kelas.

3.4 Menguasai penyusunan alat evaluasi.

3.5 Menguasai penggunaan strategi dan media pembelajaran.

 

4. Mampu menelaah dan memberikan ma­­sukan alternatif jawaban atas masa­lah pendidikan bahasa Jerman

4.1 Menguasai pendekatan dan metode pengajaran bahasa asing.

4.2 Menguasai metodologi penelitian pendidikan dan penelitian kebahasaan.

ICT, Statistika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Kewirausahaan

Memiliki kepribadian dan berakhlak mulia

 

Memiliki kemam­puan berkomuni­kasi dengan ling­kungan sosial dan budaya yang beragam. Kemampuan softskill meliputi:

ESQ, Kepemimpinan, dan Kreatifitas.

Pemandu Wisata

Menguasai substansi kebahasaan bahasa Jerman dan keahlian bidang kepariwisataan.

1. Mampu menyam­pai­­kan informasi tentang pariwisata Indonesia dalam ba­hasa Jerman baik li­san maupun tertulis.

2. Memiliki keteram­pilan bahasa Jer­man dalam bidang perho­telan dan biro per­ja­lan­an wisata secara lisan dan tertulis.

3.Memiliki keteram­pil­an bahasa Jer­man dalam bidang bisnis.

 

Penerjemah

Menguasai substansi kebahasaan bahasa Jerman dan keahlian bidang penerjemahan.

Menguasasi teori dan praktek pe­ner­jemahan Jerman – Indone­sia, dan In­donesia - Jerman.